{"id":56,"date":"2021-10-22T16:03:00","date_gmt":"2021-10-22T15:03:00","guid":{"rendered":"https:\/\/gianttechnik.com\/?p=56"},"modified":"2026-04-29T09:38:22","modified_gmt":"2026-04-29T09:38:22","slug":"yuk-mengenal-apa-itu-cake-emulsifier","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/gianttechnik.com\/?p=56","title":{"rendered":"Yuk Mengenal Apa itu Cake Emulsifier"},"content":{"rendered":"<div>   <a href=\"https:\/\/www.blogger.com\/profile\/01449472734224275292\" rel=\"author\" target=\"_blank\" title=\"author profile\"> <i class=\"fa fa-user\"><\/i> <strong>bunda haniya<\/strong><\/a> | Jumat, 22 Oktober 2021               <br \/><a href=\"https:\/\/blogger.googleusercontent.com\/img\/b\/R29vZ2xl\/AVvXsEgYVhuup3bMfEB17IjaGLSyw7OjoTIyq6Gs_p6ylyeQ7DlbTGDieuKiWTeFMzwiMRqKBnmFOA_RoJgNhGzVcedol8g5fRPelhcqdUsFoFV7upia2Bb6H2rO45wncfamXE5Kiy4x4Kgu-PM\/s500\/Cake+emulsifier+SP.jpg\"><\/a><br \/>Cake Emulsifier&nbsp;&nbsp;Untuk anda yang sudah berkiprah di dunia perboluan atau sponge&nbsp;cake or chiffon cake pasti sudah familier dengan &#8216;Cake&nbsp;Emulsifier&#8221;.&nbsp;<br \/>Dan untuk anda yang&nbsp; pemula didunia per&#8221;bolu&#8221;an seperti saya,&nbsp;mungkin agak asing dengan cake emulsifier ini. Apakah Emulsifier Itu?&nbsp;<br \/>Pengemulsi dalam makanan bertindak sebagai penghubung antara&nbsp;komponen yang saling bertentangan, seperti minyak dan air.&nbsp;<br \/>Saat&nbsp;kita sedang menyiapkan makanan dimana di dalamnya komponen&nbsp;alami&nbsp; (karbohidrat, protein, minyak dan lemak, air, udara, dll)&nbsp;saling bertentangan maka emulsifier diperlukan untuk&nbsp;menggabungkan komponen tersebut menjadi campuran yang&nbsp;konsisten dan baik.<br \/>Contoh emulsifier alami adalah kuning telur&nbsp;(bahan utama pengemulsinya adalah lecithin),&nbsp; madu, mustard,&nbsp;protein, soy lecithin.&nbsp;<br \/>Jenis makanan yang teremulsi dengan baik&nbsp;misalnya adalah mayonnaise, yang terbentuk dari campuran&nbsp;minyak dan jus lemon atau vinegar dengan menggunakan kuning telur sebagai bahan pengemulsinya untuk membentuk satu&nbsp;campuran yang baik.&nbsp;<a href=\"https:\/\/www.haniyakitchen.com\/2021\/10\/yuk-mengenal-apa-itu-cake-emulsifier.html\" target=\"_blank\"><img decoding=\"async\" alt=\"Yuk Mengenal Apa itu Cake Emulsifier\" border=\"0\" data-original-height=\"600\" data-original-width=\"600\" src=\"https:\/\/gianttechnik.com\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/cakeemulsifierovalet.jpg\" title=\"Yuk Mengenal Apa itu Cake Emulsifier\"><\/a><br \/>Apa Itu Cake Emulsifier?Cake emulsifier merupakan bahan tambahan pangan yang&nbsp;fungsinya untuk menciptakan campuran yang stabil pada&nbsp;komponen-komponen bahan makanan seperti minyak\/mentega,lemak, air, udara, karbohidrat,mineral, protein, vitamin dan aneka&nbsp;rasa\/essens dalam proses pembuatan adonan cake.<br \/>Cake&nbsp;emulsifier menjadikan adonan menjadi tercampur dengan baik dan&nbsp;mencegahnya terpisah selama proses pembuatan. Cake dengan&nbsp;tambahan emulsifier memiliki pori-pori yang lebih halus dan&nbsp;tekstur yang lembut.&nbsp;&nbsp;<br \/>Cake emulsifier juga berfungsi untuk mengembangkan adonan, hal&nbsp;ini karena kemampuan emulsifier tersebut untuk mengikat dan&nbsp;menahan banyak udara.&nbsp;<br \/>Saat proses pengocokan telur, gula dan mentega menjadi krim&nbsp;yang kental maka emulsifier bekerja bersama dengan gelembung&nbsp;lemak untuk menangkap udara sebanyak mungkin, menahannya&nbsp;dan membuat gelembung tetap berukuran kecil dan tersebar&nbsp;merata di seluruh adonan.<br \/>Sebenarnya ada cara alami&nbsp; untuk menciptakan cake yang lembut&nbsp;dan halus yaitu dengan menambahkan kuning telur sebanyak-banyaknya ke dalam adonan. Kuning telur yang merupakan&nbsp;emulsifier alami yang baik akan membuat cake yang dihasilkan&nbsp;menjadi lembut dan berpori halus sehingga cake tidak seret saat&nbsp;dimakan.&nbsp;<br \/>Tetapi sayangnya tidak semua orang menyukai&nbsp;penggunaan telur yang terlalu banyak dalam makanan, selain&nbsp;karena alasan kesehatan (kolesterol yang tinggi) juga karena faktor&nbsp;biaya yang harus dikeluarkan.&nbsp;<br \/>Disinilah peran cake emulsifier diperlukan untuk menggantikan&nbsp;fungsi kuning telur, dengan tambahan emulsifier maka jumlah telur&nbsp;bisa dikurangi namun cake yang dihasilkan tetap lembut dan&nbsp;berpori halus.&nbsp;<br \/><a href=\"https:\/\/www.haniyakitchen.com\/2021\/10\/yuk-mengenal-apa-itu-cake-emulsifier.html\" target=\"_blank\"><img decoding=\"async\" alt=\"Yuk Mengenal Apa itu Cake Emulsifier\" border=\"0\" data-original-height=\"600\" data-original-width=\"600\" src=\"https:\/\/gianttechnik.com\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/CakeemulsifierTBM.jpg\" title=\"Yuk Mengenal Apa itu Cake Emulsifier\"><\/a><br \/>Merk cake emulsifier yang umum dijual dipasaran adalah SP,&nbsp;Ovalet dan TBM. Penggunaannya yaitu pada saat telur dan gula&nbsp;dikocok di dalam mikser maka cake emulsifier ditambahkan ke&nbsp;dalamnya, adonan cake yang menggunakan emulsifier akan&nbsp;menghasilkan tekstur yang creamy (seperti krim kental) dalam&nbsp;waktu yang lebih cepat.&nbsp;<br \/>Bagaimana jika tidak tidak ingin menggunakan cake emulsifier tapi&nbsp;ingin menghasilkan tekstur yang lembut dan pori yang halus rapat?&nbsp;<br \/>Maka sebagai gantinya anda bisa menggunakan kuning telur ke&nbsp;dalam adonan cake tapi minus putih telurnya. Takarannya adalah 1&nbsp;telur setara dengan 3 kuning telur, jadi jika resepnya meminta anda&nbsp; menggunakan 5 butir telur maka anda bisa gantikan dengan 15&nbsp;kuning telur untuk menghasilkan cake dengan tekstur yang&nbsp;fantastis.&nbsp;<br \/>Coba bayangkan&nbsp; berapa banyak kadar kalori dan kolesterol yang&nbsp;terkandung dalam cake anda, blum lagi ditambah&nbsp; dengan butter, gula dan aneka&nbsp;bahan cake lainnya?         <\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>bunda haniya | Jumat, 22 Oktober 2021 Cake Emulsifier&nbsp;&nbsp;Untuk anda yang sudah berkiprah di dunia perboluan atau sponge&nbsp;cake or chiffon cake pasti sudah familier dengan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":57,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2,1],"tags":[6,5,4,7,3],"class_list":["post-56","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-cita-rasa-kuliner-indonesia","category-kuliner-daerah-indonesia","tag-hidangan-khas-daerah","tag-kuliner-autentik-indonesia","tag-masakan-warisan-leluhur","tag-rasa-otentik-tradisional","tag-sajian-khas-nusantara"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/gianttechnik.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/56","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/gianttechnik.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/gianttechnik.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gianttechnik.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gianttechnik.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=56"}],"version-history":[{"count":292,"href":"https:\/\/gianttechnik.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/56\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3593,"href":"https:\/\/gianttechnik.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/56\/revisions\/3593"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gianttechnik.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/57"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/gianttechnik.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=56"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/gianttechnik.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=56"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/gianttechnik.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=56"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}